Barca Lawan Chelsea, Pertemuan Yang Tak Disukai Lionel Messi

Undian babak 16 besar Liga Champions sudah dilaksanakan. Terjadi banyak pertandingan besar yang akan terjadi pada Februari tahun depan jika merujuk pada hasil undian itu, salah satunya adalah laga antara Chelsea kontra Barcelona.

bandar togel terpercaya - pandoratoto

Hasil undian ini sebenarnya tak disukai oleh kebanyakan fans Barcelona, dan mungkin saja bagi Lionel Messi sendiri.

Secara total Chelsea dan Barcelona sudah 12 kali bertemu di ajang Liga Champions. Lima dari 12 laga itu berakhir imbang, empat untuk kemenangan Chelsea dan tiga lainnya berakhir untuk kemenangan Barca.

Melihat statistik itu, bisa dibilang Chelsea adalah kerikil tajam yang kerap membuat Barcelona tersandung.

Khusus untuk Lionel Messi, ia sudah menghadapi Chelsea sebanyak delapan kali di ajang Liga Champions. Mirisnya, tak satupun dari delapan laga itu ia berhasil mencetak gol.

Messi pertama kali menghadapi Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions musim 2005-06. Ketika itu Messi baru berusia 18 tahun. Dan ia menjadi salah satu dari trisula Barca kala itu yang diisi Samuel Eto’o dan Ronaldinho.

Messi sendiri bisa saja mencetak gol di laga itu jika saja sepakannya tak membentur tiang gawang Petr Cech. Di akhir laga Barca menang 2-1 dan memudahkan langkah mereka ke babak delapan besar.

Setelah laga di Samford Bridge itu, Messi berulang kali berjumpa dengan The Blues. Perjumpaan terbaru Messi dengan klub asal London itu terjadi di semifinal Liga Champions musim 2011-12.

Barca yang kala itu masih ditukangi Pep Guardiola tampil percaya diri ketika menyambangi markas The Blues di leg pertama. Mereka kala itu unggul segalanya dibandingkan Chelsea. Bahkan, mungkin hampir tidak ada rumah taruhan di dunia yang menjagokan Chelsea.

Namun, di luar dugaan Chelsea sukses meraih kemenangan tipis 1-0. Messi sendiri berhasil dimatikan oleh permainan super bertahan yang diterapkan Roberto Di Matteo di Chelsea kala itu.

Barca dan Messi menatap leg kedua dengan keyakinan tinggi. Harapan untuk Barca seolah berhasil terwujud setelah Sergio Busquets dan Andres Iniesta membawa El Barca unggul dua gol di laga itu. Messi sendiri mencetak dua assist untuk kedua gol Barca itu.

Namun, sebuah gol mengejutkan dari Ramires membuat Barcelona panik, terutama Messi. Bahkan ketika mendapatkan peluang emas dari titik putih pun Messi gagal mencetak gol. Barcelona dan Messi akhirnya dikubur dalam-dalam setelah Fernando Torres mencetak gol mudah di akhir laga dan memastikan langkah Chelsea ke final Liga Champions 2012 yang kemudian berhasil meraka juarai.

Namun, jika melihat ke belakang, beberapa kali Messi juga berhasil mengalahkan rekor buruk yang selama ini menghantuinya. Dulu Messi pernah disebut sulit mencetak gol ketika bermain di Inggris.

Hal buruk itu ia hapus dengan sebuah gol indah di final Liga Champions muism 2010-11 ketika menghadapi Manchester United. Selain itu pemain yang kini berusia 31 tahun itu juga pernah disebut susah mencetak gol ke gawang Petr Cech (eks kiper Chelsea)

Namun, Messi berhasil membobol gawang kiper asal Republik Ceko itu di babak 16 besar Liga Champions musim 2015-16. Kala itu Cech sudah memperkuat Chelsea. Patut dinanti bagaimana seorang Lionel Messi menghadapi rekor buruknya yang masih bertahan pada babak 16 besar Liga Champions melawan Chelsea pada bulan Februari nanti.